Jakarta, 17 September 2026 – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama bersiap menghadapi Moto3 Austria 2026 dengan membawa catatan positif di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg. Seri ke-15 Kejuaraan Dunia Moto3 musim ini dijadwalkan berlangsung pada 18–20 September 2026, sehingga hasil balapan belum dapat diketahui saat ini. Veda datang ke Austria setelah menjalani akhir pekan sulit pada Moto3 San Marino, ketika pembalap Honda Team Asia tersebut hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-18. Hasil itu membuatnya kembali gagal mendapatkan poin setelah sebelumnya juga menghadapi periode yang tidak mudah. Namun, Red Bull Ring merupakan salah satu lintasan yang memiliki kenangan positif bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut. Rekam jejaknya di Austria membuat peluang untuk kembali bersaing di kelompok depan menjadi salah satu hal menarik untuk diperhatikan akhir pekan ini.
Veda memiliki pengalaman cukup kuat di Red Bull Ring sebelum menjalani musim debut penuh di Kejuaraan Dunia Moto3. Dalam empat balapan Red Bull MotoGP Rookies Cup yang pernah dijalaninya di lintasan tersebut pada 2024 dan 2025, ia mampu tiga kali naik podium. Catatan itu dimulai pada musim 2024 ketika Veda gagal menyelesaikan balapan pertama tetapi kemudian bangkit pada race kedua. Ia berhasil menembus posisi ketiga sekaligus memperoleh podium pertamanya di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup. Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan karier internasional Veda. Setahun kemudian, performanya di Spielberg meningkat dan menghasilkan dua podium dalam satu akhir pekan.
Pada Red Bull MotoGP Rookies Cup Austria 2025, Veda bahkan mengawali akhir pekan dengan merebut pole position. Race pertama berlangsung dalam kondisi sulit setelah hujan deras membuat jarak balapan dipangkas dari 16 menjadi 10 putaran. Veda sempat memimpin dan terlibat pertarungan ketat dengan Brian Uriarte hingga putaran terakhir. Namun, pembalap Indonesia tersebut kehilangan posisi terdepan menjelang finis dan akhirnya menempati urutan kedua. Selisihnya dengan Uriarte ketika melewati garis finis hanya 0,073 detik. Hasil itu sekaligus menunjukkan bahwa Veda mampu bersaing hingga tikungan terakhir ketika menghadapi pertarungan dalam kelompok depan di Red Bull Ring.
Performa kuat tersebut berlanjut pada race kedua yang berlangsung sehari kemudian. Veda kembali berada dalam persaingan tiga besar dan beberapa kali terlibat perebutan posisi di kelompok terdepan. Pertarungan kembali berlangsung hingga putaran terakhir sebelum Uriarte berhasil mengamankan kemenangan. Veda menyelesaikan balapan di posisi kedua dengan selisih hanya 0,087 detik dari pembalap Spanyol tersebut. Dua hasil runner-up dalam dua balapan membuatnya mencatatkan back to back podium di Austria. Podium race kedua juga terasa istimewa karena diperoleh bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2025.
Kini situasinya berbeda karena Veda datang ke Red Bull Ring sebagai pembalap Kejuaraan Dunia Moto3. Tingkat persaingan jauh lebih tinggi dengan pembalap yang memiliki pengalaman, kecepatan, serta paket motor kompetitif. Meski demikian, Veda telah membuktikan dirinya mampu bersaing di level Grand Prix pada musim debutnya. Salah satu pencapaian terbesarnya terjadi ketika finis ketiga pada Grand Prix Brasil 2026. Hasil tersebut membuat Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium dalam balapan Grand Prix kelas prototipe. Prestasi itu memberikan bukti bahwa peluang bersaing di barisan depan bukan sesuatu yang sepenuhnya asing bagi pembalap Honda Team Asia tersebut.
Tantangan terbesar Veda adalah mengembalikan konsistensi setelah hasil kurang maksimal dalam beberapa seri terakhir. Pada Moto3 Aragon 2026, ia hanya mampu finis di posisi ke-20. Veda kemudian sempat memperlihatkan hasil lebih baik dengan menembus posisi sembilan pada Moto3 Inggris. Namun, pada balapan terbaru di Misano, San Marino, ia kembali berada di luar zona poin setelah menyelesaikan perlombaan di urutan ke-18. Hasil tersebut menjadi pencapaian terburuk keduanya musim ini setelah posisi ke-20 di Aragon. Austria karena itu menjadi kesempatan penting untuk menghentikan tren tersebut sekaligus kembali mengumpulkan poin.
Karakter Red Bull Ring dapat menjadi faktor yang menarik bagi Veda. Sirkuit di Spielberg memiliki panjang sekitar 4,35 kilometer dengan kombinasi lintasan lurus dan pengereman keras yang membuat pertarungan posisi berlangsung sangat rapat. Pengalaman sebelumnya dapat membantu Veda memahami titik pengereman, jalur menyalip, serta karakter sejumlah tikungan penting. Namun, pengalaman di Rookies Cup tidak otomatis menjamin hasil serupa ketika berlomba di Moto3. Karakter motor, tingkat persaingan, strategi balapan, dan performa sepanjang sesi latihan hingga kualifikasi akan menjadi faktor yang menentukan. Posisi start juga sangat penting karena rombongan Moto3 biasanya memiliki jarak yang sangat rapat dan kesalahan kecil dapat membuat pembalap kehilangan banyak posisi.
Veda akan mulai menjalani rangkaian Moto3 Austria pada Jumat, 18 September 2026 melalui sesi latihan. Kualifikasi kemudian berlangsung pada Sabtu sebelum balapan utama digelar Minggu, 20 September. Race Moto3 dijadwalkan berlangsung selama 20 putaran dan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Target pertama Veda adalah memperoleh posisi start yang memungkinkan dirinya tetap berada dalam kelompok depan sejak awal perlombaan. Setelah itu, kemampuan menjaga ban, konsistensi waktu putaran, serta ketepatan menentukan momentum menyalip akan berpengaruh besar terhadap hasil akhir. Persaingan diperkirakan tetap ketat mengingat sejumlah pembalap yang pernah menjadi rival Veda di kategori junior kini juga tampil di Kejuaraan Dunia Moto3.
Peluang Veda finis tiga besar di Moto3 Austria 2026 dengan demikian masih terbuka, tetapi belum dapat dipastikan sebelum seluruh rangkaian balapan berlangsung. Catatan tiga podium dari empat balapan sebelumnya di Red Bull Ring memberikan modal pengalaman yang positif, sementara podium Grand Prix Brasil membuktikan dirinya telah mampu bersaing di level Moto3. Di sisi lain, hasil di Aragon dan San Marino menunjukkan Veda masih membutuhkan konsistensi untuk bertahan di kelompok depan sepanjang akhir pekan. Dua podium beruntun di Austria musim lalu terjadi dalam Red Bull MotoGP Rookies Cup sehingga tantangan yang dihadapi kali ini berbeda. Sesi latihan dan kualifikasi pada 18–19 September akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kecepatannya dibandingkan para rival. Balapan pada 20 September akhirnya akan menentukan apakah Red Bull Ring kembali menghadirkan podium bagi Veda atau menjadi kesempatan baginya sekadar kembali mengumpulkan poin penting di musim debut Moto3.




