Jakarta, 10 Mei 2026 – Durasi pelaksanaan tes seleksi calon pegawai Koperasi Merah Putih menjadi sorotan setelah sejumlah peserta mengaku mengalami kesulitan menyelesaikan soal dalam waktu yang tersedia. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari peserta seleksi.
Menanggapi hal itu, Badan Kepegawaian Negara atau BKN mengimbau peserta tetap tenang dan fokus mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. BKN menyatakan proses seleksi telah disusun dengan standar tertentu untuk mengukur kemampuan dan kesiapan peserta secara objektif.
Beberapa peserta mengaku waktu pengerjaan terasa cukup singkat dibanding jumlah soal yang harus diselesaikan. Namun pihak penyelenggara menilai sistem tersebut dirancang untuk menguji kemampuan analisis, ketelitian, serta manajemen waktu para peserta selama mengikuti ujian.
BKN juga mengingatkan peserta agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi terkait proses seleksi. Seluruh mekanisme disebut telah disiapkan untuk menjaga transparansi dan profesionalisme dalam rekrutmen calon pegawai koperasi.
Seleksi calon pegawai Koperasi Merah Putih sendiri menjadi perhatian publik karena program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor koperasi nasional melalui pengelolaan yang lebih modern dan profesional.
Pengamat sumber daya manusia menilai keluhan terkait durasi tes merupakan hal yang umum terjadi dalam proses seleksi berbasis kompetensi. Menurut mereka, kemampuan mengatur waktu menjadi salah satu aspek penting yang memang sering diuji dalam rekrutmen tenaga kerja.
Pemerintah berharap seluruh tahapan seleksi dapat berjalan lancar dan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas untuk mendukung pengembangan koperasi di Indonesia. Peserta juga diminta tetap menjaga semangat dan mempersiapkan diri dengan baik menghadapi tahapan berikutnya.







