Jakarta, 15 Oktober 2026 – Bek Real Madrid, Antonio Rudiger, mengungkapkan perasaan campur aduk setelah menjadi pahlawan kemenangan timnya atas AS Roma dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027. Pemain asal Jerman tersebut mencetak gol penentu yang membawa Los Blancos menang dramatis 4-3 di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (14/10/2026) waktu setempat. Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Real Madrid sempat tertinggal dua gol sebelum melakukan kebangkitan pada menit-menit akhir pertandingan. Namun, kebahagiaan Rudiger tidak sepenuhnya lepas karena Roma merupakan salah satu klub yang memiliki tempat khusus dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku senang membantu Madrid meraih tiga poin, tetapi tetap menyimpan rasa hormat terhadap mantan timnya.
Pertandingan antara AS Roma dan Real Madrid berlangsung sengit sejak menit pertama dengan kedua tim berusaha mengambil kendali permainan. Tuan rumah berhasil membuka keunggulan melalui Marten de Roon pada menit ke-20 setelah memanfaatkan peluang di depan pertahanan Madrid. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Kylian Mbappe menyamakan kedudukan lima menit kemudian. Tembakan penyerang asal Prancis itu berubah arah setelah mengenai pemain bertahan Roma dan membuat penjaga gawang kesulitan melakukan penyelamatan. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir meskipun kedua tim memperoleh sejumlah peluang tambahan.
Memasuki babak kedua, Roma tampil lebih agresif dan berhasil kembali memimpin melalui penampilan impresif Donyell Malen. Penyerang asal Belanda tersebut mencetak dua gol dalam waktu berdekatan pada menit ke-51 dan ke-58. Keunggulan 3-1 membuat Roma berada dalam posisi menguntungkan untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Real Madrid sempat kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan yang diberikan lini tengah dan pertahanan tuan rumah. Situasi tersebut memaksa pelatih Jose Mourinho melakukan perubahan strategi untuk meningkatkan daya serang timnya.
Kebangkitan Real Madrid baru terlihat ketika pertandingan memasuki sepuluh menit terakhir. Carlos Espi memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 setelah memanfaatkan bola muntah hasil peluang yang berawal dari sepak pojok. Empat menit kemudian, Endrick mencetak gol penyeimbang melalui sundulan setelah menerima umpan Arda Guler. Kedudukan 3-3 membuat momentum pertandingan berubah dan memberikan kepercayaan diri tambahan kepada para pemain Madrid. Tim tamu terus meningkatkan tekanan karena melihat peluang untuk membalikkan keadaan sebelum pertandingan berakhir.
Momen menentukan akhirnya terjadi pada menit ke-89 ketika Real Madrid kembali mendapatkan kesempatan melalui sepak pojok. Arda Guler mengirimkan bola ke area pertahanan Roma yang kemudian disambut Antonio Rudiger dengan penyelesaian akrobatik. Bola berhasil melewati penjagaan pemain bertahan dan masuk ke gawang sehingga membawa Madrid unggul 4-3. Gol tersebut memastikan kebangkitan luar biasa Los Blancos setelah sebelumnya tertinggal 1-3. Rudiger pun menjadi sosok penting dalam keberhasilan Madrid membawa pulang tiga poin dari kandang Roma.
Real Madrid
+1
Meski mencetak gol kemenangan, Rudiger memilih tidak melakukan selebrasi berlebihan di hadapan pendukung Roma. Ia justru mengangkat kedua tangan sebagai bentuk penghormatan kepada klub yang pernah dibelanya. Bek berusia 33 tahun tersebut pernah memperkuat Roma pada periode 2015 hingga 2017 sebelum melanjutkan karier bersama Chelsea. Pengalaman bermain di ibu kota Italia meninggalkan kenangan yang tidak mudah dilupakan dalam perjalanan profesionalnya. Karena itu, mencetak gol penentu kemenangan melawan Roma menghadirkan kebahagiaan sekaligus perasaan emosional bagi dirinya.
Dalam keterangannya setelah pertandingan, Rudiger mengakui bahwa kemenangan tersebut sangat penting bagi Real Madrid karena Roma memberikan perlawanan yang sulit. Ia menilai tuan rumah mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan yang dilakukan para pemain Madrid sepanjang pertandingan. Namun, Rudiger memberikan apresiasi terhadap semangat juang rekan-rekannya yang tidak menyerah meskipun berada dalam posisi tertinggal. Menurutnya, keberanian, determinasi, dan keyakinan menjadi faktor utama di balik keberhasilan tim membalikkan keadaan. Ia juga menegaskan bahwa Roma akan selalu memiliki tempat istimewa di hatinya meskipun kini dirinya membela Real Madrid.
Goal.com Indonesia
+1
Kemenangan dramatis tersebut turut menjadi perhatian karena Real Madrid berhasil mencetak tiga gol dalam rentang waktu sekitar tujuh menit. Perubahan permainan yang dilakukan Mourinho terbukti membantu meningkatkan intensitas serangan pada fase akhir pertandingan. Kontribusi pemain muda seperti Endrick dan Carlos Espi juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Madrid mengejar ketertinggalan. Selain itu, Arda Guler memainkan peran besar melalui eksekusi sepak pojok yang menghasilkan tiga gol terakhir Los Blancos. Kerja sama tersebut menunjukkan kemampuan Real Madrid memanfaatkan situasi bola mati ketika menghadapi pertahanan lawan yang sulit ditembus.
Tambahan tiga poin membuat Real Madrid mengoleksi enam poin dari dua pertandingan awal fase liga Liga Champions 2026/2027. Hasil tersebut memberikan modal positif bagi tim asuhan Jose Mourinho untuk melanjutkan persaingan di kompetisi Eropa. Meski demikian, kebobolan tiga gol menjadi bahan evaluasi karena menunjukkan masih terdapat kelemahan dalam organisasi pertahanan Madrid. Bagi Rudiger, pertandingan melawan Roma akan menjadi salah satu pengalaman paling berkesan karena berhasil mencetak gol kemenangan menghadapi mantan klubnya. Ia berharap semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Madrid dapat terus dipertahankan, sementara rasa hormatnya terhadap Roma tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.




