Jakarta, 20 Oktober 2026 – Liverpool bertekad mempertahankan catatan sempurna ketika menjamu Villarreal pada pertandingan ketiga fase liga Liga Champions 2026-2027. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Anfield, Rabu (21/10/2026) pukul 02.00 WIB. The Reds memiliki modal positif setelah memenangi dua pertandingan pertama mereka di kompetisi Eropa musim ini. Sementara itu, Villarreal datang dengan ambisi mencuri poin untuk memperbaiki posisi dalam klasemen sementara. Pertemuan kedua tim diperkirakan berlangsung menarik karena Liverpool memiliki produktivitas serangan tinggi, sedangkan Villarreal berusaha membangun momentum setelah meraih kemenangan penting atas Napoli.
Liverpool mengawali perjalanan Liga Champions musim ini dengan mengalahkan Atletico Madrid 2-1 di Anfield. Hasil tersebut dilanjutkan dengan kemenangan meyakinkan 6-3 atas LASK Linz pada pertandingan kedua. Dua kemenangan itu membuat pasukan Andoni Iraola mengoleksi enam poin dan menempati peringkat kelima klasemen sementara fase liga. Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Liverpool untuk menjaga peluang lolos langsung ke babak 16 besar. Produktivitas lini serang juga menjadi kekuatan utama tim asal Merseyside tersebut. Namun, kebobolan tiga gol ketika menghadapi LASK menunjukkan bahwa sektor pertahanan masih membutuhkan perhatian.
Menjelang pertandingan melawan Villarreal, Liverpool juga mendapatkan tambahan kepercayaan diri dari hasil positif di Liga Inggris. Mereka berhasil mengalahkan Brentford dengan skor 2-1 pada pertandingan akhir pekan lalu. Kemenangan tersebut menunjukkan kemampuan Liverpool untuk bangkit setelah sempat menghadapi periode yang kurang konsisten. Alexander Isak dan Victor Munoz menjadi pemain yang berkontribusi dalam keberhasilan tersebut. Di sisi lain, Bradley Barcola tampil menonjol ketika mencetak tiga gol dalam kemenangan atas LASK. Ketajaman para pemain depan diharapkan kembali menjadi senjata utama Liverpool untuk membongkar pertahanan Villarreal.
Meski memiliki momentum positif, Liverpool menghadapi sejumlah persoalan terkait kondisi pemain. Dominik Szoboszlai dan Jeremie Frimpong dilaporkan mengalami cedera otot sehingga tidak dapat memperkuat tim dalam pertandingan ini. Absennya kedua pemain tersebut membuat Andoni Iraola perlu melakukan penyesuaian komposisi pemain. Ryan Gravenberch berpeluang kembali mendapatkan kesempatan bermain setelah menjalani sanksi di kompetisi domestik. Sementara itu, Florian Wirtz, Alexis Mac Allister, dan Cody Gakpo dapat menjadi pilihan untuk menjaga kreativitas serangan. Iraola dituntut menemukan keseimbangan antara permainan menyerang dan organisasi pertahanan agar Liverpool tidak memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan.
Villarreal datang ke Inggris dengan kondisi yang berbeda. Wakil Spanyol tersebut baru mengoleksi tiga poin setelah mengalami kekalahan 2-3 dari Borussia Dortmund pada pertandingan pembuka. Namun, mereka mampu memperbaiki keadaan dengan mengalahkan Napoli 3-1 pada laga kedua. Kemenangan tersebut menjadi hasil penting karena mengakhiri rangkaian 12 pertandingan tanpa kemenangan Villarreal di fase utama Liga Champions. Tim asuhan Inigo Perez kini berusaha melanjutkan perkembangan positif tersebut ketika menghadapi Liverpool. Meski demikian, performa tandang masih menjadi tantangan besar bagi tim berjuluk Kapal Selam Kuning.
Catatan pertemuan sebelumnya menunjukkan Liverpool memiliki keunggulan atas Villarreal. Kedua klub pernah bertemu pada semifinal Liga Europa 2015-2016 dan semifinal Liga Champions 2021-2022. Dalam dua kesempatan tersebut, Liverpool berhasil menyingkirkan wakil Spanyol itu untuk melangkah ke final. Pada semifinal Liga Champions 2021-2022, Liverpool menang 2-0 di Anfield sebelum kembali meraih kemenangan 3-2 pada pertandingan tandang. Selain itu, Liverpool mencatatkan 15 kemenangan dari 16 pertandingan kandang terakhir pada fase grup atau fase liga kompetisi tersebut. Sebaliknya, Villarreal mengalami enam kekalahan beruntun dalam pertandingan tandang terakhirnya di kompetisi Eropa.
Dari sisi taktik, Liverpool diperkirakan akan mengambil inisiatif serangan sejak menit awal dengan memanfaatkan dukungan suporter Anfield. Pergerakan Florian Wirtz di belakang penyerang dapat menjadi salah satu kunci untuk membuka ruang di pertahanan Villarreal. Alexander Isak juga berpotensi memberikan ancaman melalui kemampuan penyelesaian akhir dan pergerakannya di area penalti. Namun, Liverpool harus mewaspadai serangan balik yang dapat dibangun Villarreal melalui Georges Mikautadze dan Gerard Moreno. Tim tamu memiliki peluang menciptakan masalah apabila mampu memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pemain Liverpool ketika menyerang. Karena itu, disiplin lini tengah dan koordinasi pertahanan akan menjadi faktor penting bagi kedua kesebelasan.
Melihat performa terbaru, produktivitas serangan, serta keunggulan bermain di kandang, Liverpool memiliki modal lebih baik untuk meraih kemenangan. Meski demikian, Villarreal tetap berpeluang memberikan perlawanan setelah menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa pertandingan terakhir. Pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua tim memiliki pemain depan yang mampu menciptakan peluang. Liverpool berpotensi menguasai jalannya pertandingan, sedangkan Villarreal kemungkinan mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Dengan mempertimbangkan kekuatan kedua tim, pertandingan ini diprediksi berakhir dengan kemenangan Liverpool 3-1 atas Villarreal. Hasil tersebut, apabila terwujud, akan membawa The Reds mencatatkan tiga kemenangan beruntun sekaligus mempertahankan kesempurnaan mereka pada awal Liga Champions 2026-2027.




